Untuk Semua Nafas Yang Terasa Hampa - Hangover Syndrome of L>O>V>E
Skip to Navigation Skip to Content

Untuk Semua Nafas Yang Terasa Hampa



Coretan ini bagi sosok yang hening di luar, gelisah di dalam. Hampir seluruh mulut bertanya mengapa setelah sekian lama ini belum juga menemukan bayangan sejati belahan diri? Dari tampak luar, sosok ini sesekali bergeming menanggapi pertanyaan yang diajukan, sisanya disimpan dalam hati.

Cukup sulit diterima oleh masyarakat Indonesia ataupun etnis Cina perihal masalah gadis yang sudah diatas belia yang belum juga menemukan seseorang untuk meminang. Apalagi jika wanita itu sudah akan mencapai titik setengah baya belia tua, namun menyandang status lajang belum tentu dapat disebut perawan tua. Tau dari mana wahai kerumunan sosial bila dia masih perawan? Kalaupun dia masih perawan, apa ada masalah dengan mempertahankan status suci bersihnya? Apa ada yang berani menyebut para suster Katholik dan Bikkhuni Buddha yang memang sudah tua dengan cap Perawan Tua?

Sejalan dengan kisah lainnya, pria-pria lajang yang telah mencapai usia kehidupan 30 tahun lebih kurang. Beberapa dari mereka sesungguhnya tidak lagi terlalu memikirkan untuk memiliki pendamping hidup, karena didesak oleh dorongan akan rasa bakti kepada keluarga dan lagi-lagi mulut usil umum sebagai tuntuan sosial, mereka menyingkirkan rasa ego mereka sementara. Sebagian dari mereka tampak tenang menjalani keseharian, tapi dibalik kesibukan untuk pencapaian jenjang kekuatan, status dan apresiasi diri, sesungguhnya mereka juga mulai resah untuk menapaki sebuah perjalanan yang panjang. Ada yang berusaha untuk mulai mecari dan mengseleksi sesuai karakteristik dan standarisasi, namun ada juga yang hanya bermimpi untuk mendapatkan bidadari cantik tanpa didukung dengan usaha dan juga perubahan dari dalam diri. Mengharapkan malaikat datang ke ruang hati mereka tanpa harus susah payah terbang menjemput di awan, atau berpangku tangan tanpa berusaha mencari sayap untuk menyusul dia yang saga.

Saya jadi merasa tersindir sebagai khalayak ramai yang juga sering turut serta dalam menilai sosok-sosok nafas dalam kehampaan, jangan-jangan saya adalah salah satu yang juga memiliki nafas itu.

Posted under: